Bonirob Robot Pembasmi Hama

Ayo belajar robotika murah di Makassar Kontak 08115995950 | www.amsulistiani.com |

Pada tahun 1950, petani dapat menanam sekitar 2.500 kilogram gandum per hektar lahan pertanian. Saat ini, angka itu meningkat lebih dari tiga kali lipat. Kemajuan dalam teknologi menanam dan inovasi teknis akan terus dibutuhkan untuk memenuhi pakan populasi global yang terus meningkat. Di sinilah robot pertanian “Bonirob” Bosch berperan.

Bonirob adalah robot cerdas serta fleksibel dalam membantu petani dalam proses penanaman. Bonirob dapat memberikan pemuliaan pada tanaman sehingga mengurangi penggunaan bahan kimia dalam pengendalian hama.

Bagaimana Bonirob Membantu Dalam Bertani

Bonirob Bosch menggunakan teknologi sensor, algoritma, dan pengenalan gambar untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitasnya dalam membedakan jenis tanaman, bahkan di area yang baru sekalipun yang akhirnya dengan menggunakan tongkat, robot ini akan membersihkan gulma dan hama, tidak dengan bahan kimia, sehingga dapat memberikan keberhasilan panen lebih tinggi nantinya. Di negara asalnya Jerman, proses pengkajian tanaman ini dikenal dengan istilah Bonitur,  inilah menjadi asal darimana BoniRob mendapatkan namanya.

Meningkatkan Kecerdasan Melalui Mesin Belajar

pengenalan gambar otomatis Bonirob sangat penting dalam peran ini. misalnya Daun wortel dan kamomil, sangat mirip pada tahap awal pertumbuhannya Akibatnya, akhirnya peneliti Albert mengajar Bonirob cara belajar dan mengenali bentuk daun.  Albert dan timnya menggunakan pembelajaran mesin. Ini melibatkan sejumlah besar file gambar di mana peneliti Bosch menyoroti gulma. Ia mengatakan Seiring waktu, berdasarkan parameter seperti warna daun, bentuk, dan ukuran, Bonirob belajar bagaimana membedakan tanaman yang kita inginkan dan yang tidak kita inginkan dengan lebih akurat.

Menggunakan Sensor Lingkungan Dalam Pemuliaan Tanaman

Dalam pekerjaan manual yang melelahkan di lapangan, ilmuwan akan memeriksa dan menganalisis ribuan tanaman, mencatat ukuran dan warna daunnya, ukuran dan bentuk buah, bentuk pertumbuhan, jenis serangga, dan kandungan klorofil. Berdasarkan temuan ini, mereka kemudian memutuskan jenis tanaman mana yang layak untuk dikejar lebih lanjut. Bonirob dinamai menurut proses penilaian tanaman ini, yang dalam bahasa Jerman dikenal sebagai Bonitur. 

Tanpa robot ini menurut Albert makan akan dibutuhkan waktu hingga sepuluh tahun sebelum hasil panen yang lebih baik siap dipasarkan. Pengenalan gambar otomatis dari robot pertanian Bosch sangat membantu dalam proses ini Algoritme menganalisis foto yang diambil dengan pemindaian dan kamera. Penyaringan otomatis ini menghemat banyak waktu dan tenaga. 

Inovasi teknologi dalam bidang Agrikultur bukan hanya dikembangkan di Jepang, tapi juga belahan dunia lainnya termasuk Negara Jerman. dengan adanya Bonirob dapat memangkas waktu yang singkat dalam penjagaan serta mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan bahan kimia.

Bagaimana? jadi ingin menjelajahi Jerman Kan?  Nah kalian yang berada di Kota Makassar bisa kok ke Jerman. Bukan buang uang tapi bisa kerja dan menghasilkan uang di sana bahkan bisa sambil kuliah. Karena di O-Robot selain kelas robotika Dan Inovasi Teknologi, kami juga mempunyai kelas Persiapan kerja di Jerman. Semuanya bakal dibimbing dan diajarkan hingga siap untuk terbang ke sana, mulai dari belajar bahasa hingga pengurusan dokumennya. Untuk tanya-tanya boleh dong, silahkan Kontak 08115995950 atau kunjungi kami di www.amsulistiani.com.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

Share via
Copy link
Powered by Social Snap